Keindahan sebuah senyum sangat terbantu dengan keberadaan gigi yang sehat. Kesadaran yang sebaiknya sudah dimulai ketika masih usia dini, seperti yang disarankan American Association of Orthodontist agar anak sebaiknya sudah memeriksakan gigi mereka sebelum memasuki usia 7 tahun.
Pada usia ini, gigi dewasa sudah mulai tampak dan biasanya di salah satu sisi gusi, sementara pada gusi lainnya, gigi pendamping kadang-kadang tidak muncul bahkan sampai 6 bulan kemudian. Apa yang salah? Apa yang hilang?
Koreksi Dini: Gigi dewasa yang terganggu/hilang
Anak usia 6 tahun kadang-kadang memiliki rahang yang tidak seimbang. Ada anak yang memiliki rahang yang lebih panjang dari ukuran normal atau rahang terlalu pendek sehingga kadang-kadang gigi depan bagian atas menonjol. Penelitian menunjukkan bahwa gigi depan yang menonjol lebih dari 3mm memiliki resiko besar terjadinya keretakan gigi bagian atas,dan jika lebih dari 6mm, maka resikonya bertambah sampai 4 kali lipat!
Dengan melakukan koreksi atau perbaikan pada saat anak masih berusia muda, proses kerja orthodontist akan lebih mudah, karena memang keahlian orthodontist adalah menangkap gejala pertumbuhan rahang yang tidak seimbang tersebut. Dengan pertumbuhan anak, sang pakar gigi dapat memperbaiki posisi rahang sesuai dengan pertumbuhan tubuh anak, khususnya di bagian rahang dan gigi.
Kondisi ini tidak dapat diterapkan pada pasien dewasa dengan rahang tidak seimbang, dan solusinya hanya melalui proses bedah rahang.
Meski pun sifatnya sudah merupakan perbaikan atau koreksi, tetapi jika dilakukan pada usia dini, dampaknya sangat besar:
Memperkenalkan: 2 Tahap Perawatan Modifikasi Pertumbuhan
Tujuan perawatan jenis ini adalah untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan anak dengan menggunakan alat yang fungsional dan mengarahkan pertumbuhan rahang agar seimbang, indah secara estetika dan harmonis di keseluruhan wajah.
Sangat tidak disarankan menunda perawatan modifikasi pertumbuhan jika memang pertumbuhan gigi anak bermasalah, karena masalah waktu sangat menentukan. Jika dilakukan setelah pertumbuhan gigi dan rahang menjadi lebih permanen, maka tindakan yang harus diambil bisa saja menjadi tindakan operasi atau hanya dapat diperbaiki sebisanya dengan kawat gigi, yang secara keindahan dan stabilitas kurang maksimal.
Tahap I: Bangun struktur wajah anak sejak awal
Anak-anak yang sedang dalam proses bertumbuh banyak yang menunjukkan tanda-tanda terbentuknya rahang yang pendek atau panjang dari ukuran normal. Dengan menggunakan ‘Alat yang Fungsional’ (functional appliances) berupa kawat gigi khusus yang memang berfungsi untuk ‘mengarahkan’ pertumbuhan wajah agar tercapai harmonisasi dengan pertumbuhan gigi.
Interfensi awal: rangka yang maju (koreksi dilakukan dengan modifikasi pertumbuhan, tanpa perlu mencabut gigi)
Sebelum Sesudah
Interfensi awal: gigi terbalik/terbenam (koreksi dengan modifikasi pertumbuhan, Tanpa melakukan mencabutan
Sebelum Sesudah
Periode Menunggu dan Mengawasi Pertumbuhan Gigi
Pada fase ini, gigi permanen yang sebelumnya masih tidak tampak, dibiarkan tumbuh karena pada akhir perawatan fase pertama, gigi memang belum lagi berada pada posisi akhir mereka. Konsultasi 6 bulan sekali diperlukan untuk mengawasi pertumbuhan gigi dewasa terjadi dengan urutan dan posisi yang telah diperbaiki.
Tahap II: Menciptakan senyum yang lebih indah dengan dasar yang kuat
Tahap kedua dimulai saat seluruh gigi permanen muncul, dan untuk beberapa saat disarankan menggunakan kawat gigi. Jika tahap pertama bertujuan memperbaiki struktur wajah, maka tahap kedua bertujuan mengatur pertumbuhan gigi.
Hasilnya?
Senyum anak tampak indah dengan tata letak gigi yang sehat dan sesuai dengan struktur wajah.
![]() |
![]() |
![]() |
Tags: gigi, gigi sehat, perawatan gigi